Dosen S2 Industri Kreatif UNESA Raih Best Presenter FCEE 2026 dengan Inovasi Fesyen Energi Terbarukan, Mendukung SDGs 7 dan 13

UNESA Raih Best FCEE 2026

Kabar membanggakan kembali datang dari dunia akademik Indonesia. Deny Arifiana, dosen Program Magister (S2) Industri Kreatif Universitas Negeri Surabaya, berhasil meraih penghargaan Best Presenter dalam ajang internasional Forum on Clean Energy Engineering 2026. Kegiatan bergengsi tersebut diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan pada 18 April 2026.

Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam mendukung agenda global.

Inovasi Fesyen Energi Terbarukan yang Visioner

Deny Arifiana Dosen S2 Industri Kreatif UNESA

Dalam forum tersebut, Deny Arifiana mempresentasikan riset berjudul “Integrating Renewable Energy Into Fashion: Design Innovation Of Solar-Powered Travelling Wear”. Riset ini mengusung konsep inovatif dengan menggabungkan teknologi energi terbarukan ke dalam desain fesyen modern.

Ia memperkenalkan travelling wear, yaitu pakaian khusus perjalanan yang dirancang tidak hanya nyaman dan stylish, tetapi juga dilengkapi panel surya fleksibel. Teknologi ini memungkinkan pakaian menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi listrik yang dapat digunakan untuk kebutuhan daya portabel.

Konsep ini dinilai sebagai terobosan baru karena menghadirkan solusi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Pengguna tidak perlu lagi bergantung sepenuhnya pada sumber listrik konvensional saat bepergian, karena energi dapat dihasilkan langsung dari pakaian yang dikenakan.

FCEE 2026: Forum Global Energi Bersih

Foto Bersama di Ajang FCEE 2026 Korea Selatan

Forum on Clean Energy Engineering 2026 merupakan forum internasional yang mempertemukan para peneliti, insinyur, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas perkembangan teknologi energi bersih. Ajang ini menjadi ruang kolaborasi penting dalam mencari solusi inovatif terhadap tantangan energi global.

Di tengah dominasi riset teknis dalam bidang rekayasa energi, pendekatan Deny Arifiana tampil berbeda. Ia membawa perspektif baru dengan mengintegrasikan energi terbarukan ke dalam industri kreatif, khususnya fesyen. Pendekatan ini dianggap lebih dekat dengan kehidupan masyarakat, sehingga berpotensi mempercepat adopsi energi bersih secara luas.

Pemanfaatan Energi Berkelanjutan pada Industri Kreatif

Melalui desain pakaian bertenaga surya, konsep ini mendukung pemanfaatan energi terbarukan secara langsung dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, penggunaan energi matahari sebagai sumber daya alternatif juga berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon, yang sejalan dengan upaya mitigasi perubahan iklim.

Integrating Renewable Energy Into Fashion

Menurut Deny Arifiana, ide ini muncul dari kesadaran bahwa kampanye energi bersih perlu menyentuh aspek paling dekat dengan manusia, yaitu gaya hidup. Pakaian sebagai kebutuhan dasar dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi medium inovasi yang berdampak luas.

Bukti Kualitas Riset UNESA di Tingkat Internasional

Prestasi yang diraih oleh Deny Arifiana menjadi bukti nyata bahwa kualitas riset di lingkungan S2 Industri Kreatif UNESA mampu bersaing di tingkat global. Tidak hanya mengikuti perkembangan tren, akademisi Indonesia juga mampu menghadirkan solusi inovatif yang aplikatif dan bernilai tinggi.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa industri kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi menuju energi berkelanjutan. Integrasi antara teknologi dan desain membuka peluang baru dalam menciptakan produk yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga ramah lingkungan.

Dengan capaian ini, Deny Arifiana tidak hanya membawa nama baik UNESA, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam kontribusi global terhadap inovasi energi bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *