
Halo Sobat pencinta kuliner! Kalau Sobat sedang mencari info lebih lanjut untuk mendapatkan pengalaman rasa yang kaya rempah dan menggugah selera, maka nasi kandar khas Malaysia wajib masuk dalam daftar kuliner yang harus dicoba.
Hidangan yang satu ini bukan sekadar makanan biasa, melainkan bagian dari kekayaan budaya kuliner Melayu yang telah mendunia. Artikel ini akan membahas mengenai nasi kandar. Mari simak ulasannya!
Apa Itu Nasi Kandar?
Nasi kandar adalah makanan khas Malaysia yang berasal dari wilayah utara, khususnya Penang. Nama “kandar” berasal dari cara penyajiannya zaman dahulu, ketika para penjual makanan memikul dagangan mereka menggunakan kayu bambu panjang di bahu. Di kedua ujungnya, terdapat keranjang berisi nasi dan lauk-pauk, dan dari sinilah muncul istilah “nasi kandar”.
Secara umum, nasi kandar terdiri atas nasi putih atau nasi briyani, yang disajikan dengan berbagai pilihan lauk seperti ayam goreng berempah, kari kambing, daging rendang, udang masak sambal, cumi-cumi kari, hingga telur rebus berkuah. Semuanya disiram dengan campuran kuah kari dari berbagai jenis, yang dikenal dengan istilah “banjir kuah”. Rasanya? Luar biasa kaya dan menggoda!
Keunikan Rasa yang Tak Tertandingi
Salah satu keunikan dari nasi kandar adalah keberanian dalam menggabungkan berbagai jenis kuah kari ke dalam satu piring. Alih-alih membuat rasa menjadi campur aduk, kombinasi ini justru menciptakan harmoni rasa yang kompleks, pedas, gurih, dan sedikit manis. Bagi Sobat yang menyukai masakan kaya rempah, nasi kandar adalah surga di dunia kuliner.
Tak hanya itu, lauk-pauk yang disajikan pun diproses dengan teknik memasak yang khas. Ayam goreng, misalnya, biasanya dimarinasi dengan rempah-rempah selama berjam-jam sebelum digoreng hingga renyah di luar namun tetap juicy di dalam. Sementara itu, daging kambing dalam kari biasanya dimasak dalam waktu lama agar empuk dan bumbunya meresap sempurna.
Nasi Kandar dan Akar Budaya India-Muslim
Sobat perlu tahu bahwa nasi kandar tidak bisa dilepaskan dari sejarah peranakan India-Muslim di Malaysia, yang juga dikenal sebagai Mamak. Komunitas ini memiliki pengaruh besar dalam perkembangan kuliner Malaysia, khususnya di Penang. Campuran budaya Melayu dan India inilah yang menciptakan cita rasa nasi kandar yang unik.
Tidak heran jika dalam satu piring nasi kandar, Sobat bisa menemukan cita rasa kari khas India, teknik memasak Melayu, dan bahkan sentuhan masakan Tionghoa pada beberapa variasi modernnya. Nasi kandar benar-benar mencerminkan keberagaman budaya di Malaysia, yang berpadu dalam satu sajian istimewa.
Tempat Terkenal Menikmati Nasi Kandar
Jika Sobat berkesempatan ke Malaysia, terutama ke Penang, jangan lewatkan mencicipi nasi kandar dari warung-legendaris seperti:
- Nasi Kandar Line Clear – terkenal di kalangan lokal dan turis, buka 24 jam!
- Nasi Kandar Deen Maju – antreannya panjang, tapi sebanding dengan rasa yang ditawarkan.
- Hameediyah Restaurant – restoran nasi kandar tertua di Penang, berdiri sejak tahun 1907.
Namun, kini nasi kandar juga mudah ditemukan di kota-kota besar Malaysia seperti Kuala Lumpur, Johor Bahru, hingga ke negara tetangga seperti Singapura dan bahkan Indonesia.
Sobat, nasi kandar bukan sekadar hidangan, tapi cerminan dari sejarah, budaya, dan keragaman rasa yang dimiliki oleh masyarakat Malaysia. Kombinasi nasi, lauk-pauk, dan banjir kuah rempah menjadikan makanan ini sulit dilupakan begitu saja.
Jika Sobat adalah pencinta kuliner sejati, mencicipi nasi kandar adalah langkah wajib dalam petualangan rasa. Jadi, kapan Sobat mau mencoba sensasi menggoda dari nasi kandar?
apakataData Portal Review Terpercaya